M2 dan M3 Berebut Tiket Pilkada Kota Bekasi 2024, DPP PDI Perjuangan Bakal Dilema Tentukan Pilihan

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad 2008-2012 (kiri) Eks Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 2023 (kanan).

Eks Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad 2008-2012 (kiri) Eks Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 2023 (kanan).

KOTA BEKASI – Pengamat Politik Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi Ainur Rofiq menilai ada sebuah dilema bagi PDI Perjuangan saat menentukan pilihan siapa yang akan menjadi kontestan dalam gelaran Pilkada Kota Bekasi yang rencananya digelar 27 November 2024 mendatang.Pasalnya, ada dua kader potensial yang ikut penjaringan Bakal Calon Wali Kota Bekasi di Partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.[irp posts=”9866″ ]Artinya, Tri Adhianto selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi akan berhadapan  head to head dengan senior partainya sendiri yaitu Mochtar Mohamad selaku Ketua Bappilu DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk mendapatkan rekomendasi menjadi Calon Wali Kota Bekasi 2024.
“Kalau bentrok pasti, karena keputusan rekomendasi kan ada di tangan DPD dan DPP,” ucap Ainur Rofiq kepada RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Sabtu (27/04/2024) malam.
Tentunya bukan pilihan yang mudah bagi internal partai, kata dia, untuk memilih kandidat terbaik yang pantas maju sebagai Kepala Daerah.[irp posts=”10222″ ][irp posts=”10220″ ]Terlebih, keduanya sama-sama pernah menjabat sebagai Kepala Daerah. Seperti Tri Adhianto selaku eks Wakil Wali Kota Bekasi 2018-2023 yang kemudian menjadi pelaksana tugas hingga akhirnya dilantik sebagai Wali Kota Bekasi definitif di akhir masa jabatannya.Sedangkan, Mochtar Mohamad lebih mentereng. politisi senior bertubuh tambun ini hampir dua periode menduduki kursi kepala daerah, yakni Wakil Wali Kota Bekasi 2003-2008 dan Wali Kota Bekasi 2008-2012.
“Artinya nanti putusannya ada di tangan Pengurus Partai tingkat Pusat maupun Jawa Barat, bagaimana mempertimbangkan siapa yang akan maju? Apakah mungkin duet Pak Mochtar dengan Mas Tri sebagai pasangan calon (Paslon) misalkan, atau salah satu yang nantinya akan dipilih,” jelasnya.
Tak sampai disitu, Dosen Fisip UNISMA ini juga berpandangan, tentunya internal partai juga bakal melihat elektabilitas maupun popularitas keduanya untuk menentukan siapa yang pantas memperoleh tiket rekomendasi untuk maju Pilkada Kota Bekasi 2024.[irp posts=”10261″ ]“Saya yakin partai juga akan mempertimbangkan siapa kira-kira yang mungkin tertinggi elektabilitasnya. Ini kan Pilkada dengan format baru, bagaimana peta politiknya? ada berapa Paslon yang akan bertarung di Pilkada Kota Bekasi 2024? Hal tersebut menjadi variabel dan parameter bangunan koalisi parpol yang akan dibentuk sehingga mampu mendulang suara terbanyak dalam pentas politik elektoral Pilkada Kota Bekasi 2024,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca