Mensos Saifullah Yusuf Pantau Penyaluran BLT Kesra di Kantorpos KCU Bandung

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan BLT Kesra kepada keluarga penerima manfaat di Bandung disaksikan Mensos Saifullah Yusuf , Jumat (28/11/2025). (Dok. PT Pos Ind)

PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan BLT Kesra kepada keluarga penerima manfaat di Bandung disaksikan Mensos Saifullah Yusuf , Jumat (28/11/2025). (Dok. PT Pos Ind)

Poin Utama:

  • Realisasi: Penyaluran nasional telah mencapai 58% atau sekitar 7,2 juta dari total 12 juta KPM per pukul 07.00 WIB.
  • Target Waktu: PT Pos Indonesia menargetkan penyaluran tuntas pada akhir November, sementara Kemensos menetapkan batas aman awal Desember.
  • Metode Penyaluran: Dilakukan melalui tiga pola yakni pengambilan di Kantorpos, komunitas, dan layanan antar (door-to-door) untuk lansia/sakit.
  • Verifikasi Data: Kemensos mengirimkan 1,3 juta data KPM baru ke BPS untuk verifikasi lanjutan agar bantuan tepat sasaran.

​Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) di Kantorpos KCU Bandung, Jawa Barat, guna memastikan percepatan distribusi bantuan sosial secara nasional berjalan sesuai target. Mensos menegaskan bahwa koordinasi antara PT Pos Indonesia dan pemerintah daerah sangat krusial agar bantuan dapat diterima oleh 12 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan tertib dan akurat.

​Berapa Persen Realisasi Penyaluran BLT Kesra Saat Ini?

​Realisasi penyaluran BLT Kesra secara nasional dilaporkan telah melampaui angka 50 persen. Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, mengungkapkan bahwa hingga pukul 07.00 WIB di hari kunjungan, pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada 7,2 juta penerima atau setara dengan 58 persen dari total target 12 juta KPM.

​”Alhamdulillah, dari 12 juta itu sudah tersalur lebih dari 50 persen. Tertib, dan saya melihat langsung bagaimana mereka bersyukur dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” ujar Saifullah Yusuf di lokasi. Kapasitas penyaluran PT Pos Indonesia saat ini tercatat mencapai 1,8 juta transaksi per hari, sehingga sisa target optimis dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Metode Penyaluran Bantuan oleh PT Pos Indonesia?

​PT Pos Indonesia menerapkan tiga pola penyaluran untuk memudahkan masyarakat, yakni pembayaran langsung di Kantorpos, penyaluran berbasis komunitas, dan layanan antar ke rumah (door-to-door). Haris menjelaskan bahwa layanan antar diprioritaskan khusus bagi lansia dan warga yang sedang sakit sehingga mereka tidak perlu memaksakan diri datang ke lokasi pencairan.

​Mekanisme pencairan juga dipermudah dengan penggunaan teknologi digital. “Penerima cukup datang ke Kantorpos menunjukkan surat pemberitahuan. Petugas kami akan memindai (scan) QR code pada surat tersebut, data akan muncul, dan langsung dilakukan pencocokan identitas,” jelas Haris.

​Kapan Target Penyaluran Bantuan Selesai?

​Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia menargetkan seluruh proses penyaluran bantuan dapat rampung pada akhir November atau paling lambat awal Desember. Haris menyatakan optimismenya untuk menuntaskan tugas tersebut dalam tiga hari ke depan mengingat kecepatan penyaluran harian yang tinggi.

​Senada dengan hal tersebut, Mensos Saifullah Yusuf berharap pada awal Desember seluruh data yang terverifikasi sudah tersalurkan. “Harapan kami, nanti mungkin di awal Desember sesuai data yang terverifikasi sudah semuanya bisa disalurkan. Tapi nanti kita lihat di lapangannya seperti apa, karena PT Pos punya prosedur dan mekanisme tersendiri,” tambah Mensos.

​Bagaimana Nasib Penyaluran di Wilayah Terdampak Bencana?

​Penyaluran bantuan di wilayah terdampak bencana, seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, khususnya Tapanuli Tengah, masih mengalami kendala dengan realisasi baru mencapai 25 persen. Rendahnya angka realisasi ini disebabkan karena masyarakat setempat masih fokus pada upaya pengungsian dan keselamatan diri.

​Mensos menegaskan bahwa penyaluran di area bencana akan menyesuaikan situasi dan kondisi lapangan (situational). PT Pos Indonesia akan menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian atau lokasi yang aman dan terjangkau, segera setelah kondisi memungkinkan bagi para penerima manfaat.

​Berapa Besaran Bantuan yang Diterima Warga?

​Berdasarkan keterangan penerima manfaat di lokasi, besaran BLT Kesra yang diterima adalah Rp900.000. Salah satu warga, Aneu Muliyati, wali dari Deri Muhammad Ginajar (penyandang down syndrome), mengaku sangat terbantu dengan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan adiknya.

​”Alhamdulillah, sekarang adik saya dapat bantuan. Saya sendiri sangat senang. Bantuan ini sangat membantu sekali. Pelayanan di Kantorpos juga sangat baik dan ramah,” ujar Aneu. Hal serupa disampaikan Ika Heriyani yang berterima kasih kepada pemerintah dan berharap bantuan ini bisa menjadi modal usaha agar masyarakat lebih mandiri.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya
Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029
Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla
Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper
Prabowo Terbitkan Perpres Pembentukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru, Ini Dia Daftarnya
SMIT Tuntut Gubernur DKI dan Kapolda Metro Jaya Tanggung Jawab atas Pecahnya Konflik di Matraman
GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen
Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:08 WIB

MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WIB

Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:53 WIB

Prabowo Terbitkan Perpres Pembentukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru, Ini Dia Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Urgensi Belajar Filsafat sejak SD.

Opini

Darurat Nalar! Anak SD di Bekasi Wajib Belajar Filsafat

Minggu, 2 Agu 2026 - 21:56 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x