Minta Suntikan Modal Rp5 Miliar, Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Fokus Bisnis PT Mitra Patriot

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 3 DPRD Kota Bekasi bersama seluruh direktur BUMD pada Kamis (07/08/2025).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 3 DPRD Kota Bekasi bersama seluruh direktur BUMD pada Kamis (07/08/2025).

Kinerja PT Mitra Patriot (PTMP), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi, mendapat sorotan tajam dari Komisi III DPRD Kota Bekasi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama seluruh direktur BUMD pada Kamis (07/08/2025), kinerja PTMP menjadi salah satu evaluasi utama karena dinilai belum menunjukkan arah yang jelas dan kontribusi optimal.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta memastikan setiap BUMD berjalan sesuai fungsinya, yaitu memberikan keuntungan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus Bisnis Dianggap Tidak Jelas

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arief Rahman Hakim, secara terbuka mengkritik arah bisnis perusahaan yang kini dipimpin oleh Direktur David Rahardja. Menurutnya, PTMP tidak memiliki fokus yang jelas pada bisnis intinya.

“Kami masih bingung dengan leading sector PTMP yang sebenarnya mau digarap apa. Seharusnya fokus pada pengelolaan parkir dan reklame yang potensial, tapi ini malah terkesan merambat ke mana-mana,” tegas Arief di hadapan jajaran direksi.

Menurut Komisi III, BUMD seharusnya berkonsentrasi pada sektor yang telah ditetapkan untuk memaksimalkan keuntungan, bukan melakukan ekspansi yang tidak terukur dan berisiko merugikan keuangan daerah.

Permintaan Modal Rp5 Miliar Dinilai Tak Rasional

Kritik semakin tajam ketika pembahasan menyentuh usulan penambahan modal atau suntikan dana yang diajukan oleh PTMP.

Pria yang akrab disapa ARH ini mengaku terkejut dengan nominal yang diajukan untuk cakupan kerja yang terbatas.

“Hanya untuk mengelola empat titik parkir, PTMP meminta tambahan modal sebesar Rp5 miliar? Ini sangat tidak rasional,” ujarnya dengan nada heran. “Kita semua tahu berapa sebenarnya estimasi kebutuhan anggaran untuk memulai bisnis parkir di beberapa titik. Angka ini perlu penjelasan detail.”

Permintaan tersebut memicu pertanyaan mendalam mengenai efisiensi, transparansi, dan perencanaan anggaran yang dilakukan oleh manajemen PTMP.

Desakan untuk Kembali ke Tugas Pokok

Atas temuan-temuan tersebut, Komisi III DPRD Kota Bekasi memberikan sejumlah rekomendasi tegas kepada PTMP. Poin-poin utamanya adalah:

  • Memperjelas dan memfokuskan kembali bisnis utama perusahaan.
  • Mengoptimalkan potensi PAD dari sektor parkir dan reklame.
  • Menghindari ekspansi bisnis di luar kompetensi inti (core business) yang berisiko tinggi.

ARH menekankan bahwa direksi BUMD harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai tugas pokoknya sebagai entitas bisnis milik daerah.

“Direktur PTMP perlu pemahaman yang lebih baik tentang tugas pokok dan fungsi sebuah BUMD. Jangan sampai anggaran daerah yang dipercayakan hanya digunakan untuk kegiatan yang tidak produktif dan tidak menghasilkan keuntungan bagi masyarakat Bekasi,” tutupnya.

Kinerja seluruh BUMD akan terus dipantau secara berkala oleh DPRD untuk memastikan setiap sen anggaran daerah digunakan secara efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
Alamak! Angka LGBT Bekasi Tembus 6 Ribu, Ahmadi PKB Desak Pemkot Bertindak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x