Operasi Amandel Berujung Mati Batang Otak, RS Kartika Husada Jatiasih Dipolisikan

- Jurnalis

Rabu, 4 Oktober 2023 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih Kota Bekasi.

Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih Kota Bekasi.

JATIASIH – Proses hukum yang melibatkan keluarga pasien BA (7) dan RS Kartika Husada dipastikan terus berjalan. Pihak keluarga menunggu panggilan pihak kepolisian, sementara RS mengaku tidak akan menghindar dari proses hukum.

Keluarga pasien BA yang didiagnosa mengalami mati batang otak usai operasi amandel melaporkan pihak rumah sakit, setidaknya ada delapan dokter dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/5814/IX/2023/SPKT POLDA METRO JAYA pada 29 September 2023.

Pengacara keluarga BA, Christmanto Anakampun mengatakan bahwa pihaknya kemarin belum berkomunikasi lebih lanjut terkait dengan proses hukum yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini lantaran keluarga BA masih dalam suasana berduka, setidaknya komunikasi akan kembali dilakukan setelah BA dimakamkan.

“Pastinya LP ini kan sudah dilimpahkan ke Krimsus, nanti kita lihat lah kapan kami dipanggil sebagai pelapor, kapan pihak rumah sakit dipanggil,” katanya, Selasa (3/10).

Pihaknya telah mendatangi Polda Metro Jaya di awal pekan guna memastikan perjalanan laporan kepolisian yang dibuat pada 29 September lalu.

Laporan polisi tersebut terkait dengan UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen, dan UU KUHPidana.

“Tinggal nunggu nanti di unit mana, kalau nanti sudah ditunjuk unitnya unit mana, kami akan dipanggil,” tambahnya.

Sementara itu, pada saat menyampaikan keterangan resmi, Direktur RS Kartika Husada Jatiasih, Dian Indah menyampaikan bahwa pihak RS tidak akan menghindar.

Pihak RS akan mengikuti proses hukum yang berlaku di Indonesia.

“Terkait hal tersebut kami tidak menghindar, dan kami sebagai warga negara yang baik kami akan patuh terhadap proses hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, di sisi lain ia mengatakan bahwa pihak RS juga memiliki hak perihal kasus hukum yang lebih dulu dilaporkan oleh pihak keluarga pasien BA.

“Tapi rumah sakit mempunyai hak langsung dalam hal hukumnya sendiri. Jadi ini adalah salah satu somasi beresiko juga kita akan bisa berbalik kembali,” tambahnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x