Pj Wali Kota Bekasi Selesaikan Intoleransi dengan Mediasi

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemasaran Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi, Mas Sriwati menyampaikan permohonan maafnya kepada publik, usai melakukan tindakan intoleransi dengan memprotes tetangganya karena menggelar doa bersama di rumah.

Kepala Bidang Pemasaran Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi, Mas Sriwati menyampaikan permohonan maafnya kepada publik, usai melakukan tindakan intoleransi dengan memprotes tetangganya karena menggelar doa bersama di rumah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad melakukan mediasi menyoal dugaan tindakan intoleransi yang dilakukan oleh salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi yang terjadi di Jalan Siput Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi akhir pekan kemarin.

Gani menyebut, adapun menyoal hal tersebut kini sudah clear terselesaikan, dan tidak ada terkait masalah intoleransi.

“Dalam hal ini khususnya di Kota Bekasi sebetulnya tidak ada terkait masalah intoleransi, ini terjadi hanya masalah Miss komunikasi. Dengan terjadinya miss komunikasi tadi, kami pertemukan para pihak ini dan Alhamdulillah telah terjadi kesepahaman dan ini menjadi ujian toleransi yang harus kita jaga dan harus kita rawat di Kota Bekasi,” ucap Gani melalui keterangannya, Selasa (24/09/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan, demi terciptanya suasana yang kondusif dan menjaga toleransi antar sesama umat beragama. Menurutnya, ketenangan sodara ummat Nasrani di dalam melakukan peribadatan ini juga telah disepakati akan menempati Tempat Peribadatan di GKOI, Perumnas 2, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.

“Untuk sodara sodara kita bisa beribadah dengan nyaman, terkait dengan pendirian tempat beribadatan, tentunya disepakati juga akan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” sambungnya

Pemerintah Kota Bekasi, kata dia secepatnya juga akan memfasilitasi perpindahan tempat peribadatan bagi jemaat Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Kota Bekasi ke GKOI Perumnas 2.

“Mudah-mudahan dengan adanya pernyataan ini secara bersamaan dari Pemerintah Kota Bekasi dan semua pihak yang ada di sini tersadarkan masyarakat bahwa di Kota Bekasi, tidak ada masalah intoleransi. Kita akan sungguh-sungguh menjaga dan merawat keberagaman yang telah ada supaya siapapun yang hidup dan tinggal di kota Bekasi bisa hidup dengan tenang dan nyaman,” paparnya


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve
Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan
Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional
Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran
Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup
DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:53 WIB

Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:43 WIB

Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:47 WIB

Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca