Poin Utama:
- Proyek: Pekerjaan pemasangan steel box girder untuk penggantian Jembatan Kemang.
- Lokasi: Simpang Kemang, Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.
- Durasi: Penutupan total diberlakukan mulai tanggal 25 Februari hingga 6 Maret 2026.
- Tindakan: Penerapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) oleh Dishub Kota Bekasi dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi resmi memberlakukan penutupan total di Simpang Kemang, Jalan Raya Pekayon, mulai tanggal 25 Februari hingga 6 Maret 2026.
Penutupan sementara ini dilakukan guna mendukung kelancaran dan keamanan proyek infrastruktur pemasangan steel box girder pada jembatan pengganti di kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Simpang Kemang Bekasi Ditutup Total?
Penutupan persimpangan ini merupakan imbas langsung dari pekerjaan konstruksi berskala besar, yakni erection steel box girder untuk Jembatan Kemang.
Proyek infrastruktur ini menuntut area kerja dan manuver alat berat yang luas, sehingga akses kendaraan warga harus dihentikan sementara demi menghindari risiko kecelakaan.
”Kami melakukan MRLL dalam pekerjaan erection steel box girder pengganti Jembatan Kemang dengan tutup total,” kata Syafruddin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Jumat (27/02/2026).
Skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) yang diterapkan ini juga telah disahkan langsung oleh Kepala Dishub Kota Bekasi, Ir. Zeno Bachtiar, demi memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan tertib.
Apa Saja Jalur Alternatif Selama Penutupan Simpang Kemang?
Berdasarkan skema resmi dari Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, terdapat empat skenario utama pengalihan arus yang wajib diperhatikan oleh pengguna jalan.
Rekayasa ini dirancang untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan di sekitar Jalan Raya Pekayon.
Berikut adalah daftar lengkap rute alternatif yang diberlakukan:
- Dari Kemang Pratama ke Pekayon/Tol Barat: Kendaraan dialihkan melalui Jalan Niaga Raya, menuju Jalan Kemang Pratama Raya, berlanjut ke Jalan Siliwangi, masuk ke Jalan A. Yani, hingga tiba di Pekayon/Tol Barat.
- Dari Jatiasih/Galaxy/Pekayon ke Kemang Pratama: Pengendara diarahkan melintasi Jalan Raya Pekayon, masuk ke Jalan Pulo Ribung, berbelok ke Jalan Ki Ijoh Bin Beih, kembali ke Jalan Raya Pekayon, Jalan A. Yani, Jalan Siliwangi, lalu menuju Jalan Kemang Pratama Raya.
- Dari Tol Barat/Pekayon ke Galaxy/Jatiasih: Rute dialihkan via Jalan Raya Pekayon, masuk ke Jalan Ki Ijoh Bin Beih, berlanjut ke Jalan Pulo Ribung, lalu mengarah ke Galaxy atau Jatiasih.
- Dari Jatiasih/Galaxy ke Tol Barat/Pekayon: Kendaraan dapat melintasi Jalan Raya Pekayon, berbelok ke Jalan Pulo Ribung, masuk ke Jalan Ki Ijoh Bin Beih, lalu menuju Pekayon atau Tol Barat.
Bagaimana Skema Pengamanan Lalu Lintas di Lapangan?
Guna memastikan rekayasa lalu lintas ini berjalan lancar, petugas gabungan akan disiagakan di berbagai titik krusial persimpangan untuk mengarahkan laju kendaraan.
Dishub Kota Bekasi terus berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.
Selain pengaturan langsung, petugas juga akan melakukan evaluasi harian bersama pihak kepolisian terkait dampak penutupan simpang tersebut.
Pemantauan berkala ini krusial untuk mengukur efektivitas jalur alternatif dan meminimalisir kemacetan parah di jam-jam sibuk.
Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta selalu mematuhi rambu-rambu petunjuk arah yang telah disiapkan di lapangan.
Kehati-hatian dan kesabaran dalam berkendara sangat dibutuhkan selama masa pengerjaan proyek berlangsung.
Mengalami kendala lalu lintas parah di jalur alternatif? Segera hubungi Call Center Dishub Kota Bekasi atau laporkan melalui media sosial resmi Pemkot Bekasi agar petugas lapangan dapat segera meluncur dan mengurai kepadatan di lokasi Anda!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















