Tolak Penggusuran Rumah Sepihak di Bantaran Sungai, Warga Margajaya Geruduk Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan massa aksi Paguyuban Warga Margajaya menggelar aksi demonstasi menolak penggusuran, Kamis (03/07/2025).

Puluhan massa aksi Paguyuban Warga Margajaya menggelar aksi demonstasi menolak penggusuran, Kamis (03/07/2025).

Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Margajaya menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas rencana penggusuran rumah yang berdiri di sepanjang bantaran daerah aliran sungai (DAS) di wilayah mereka.

Mereka menolak penggusuran yang dianggap sepihak dan tanpa sosialisasi yang memadai dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang telah menetap di lokasi tersebut selama puluhan tahun mengaku kecewa karena tidak menerima pemberitahuan resmi maupun penjelasan terkait alasan dan tahapan penggusuran. Mereka khawatir kehilangan tempat tinggal tanpa adanya solusi yang adil.

“Kami sudah tinggal di sini lebih dari 30 tahun. Pemerintah tidak pernah memberikan sosialisasi, tiba-tiba ada pengumuman akan digusur. Kami hanya ingin kejelasan dan audiensi dengan Wali Kota,” ujar salah satu orator aksi kepada awak media di lokasi demonstrasi, Kamis (03/07/2025).

Tuntutan Warga: Dialog dan Jaminan Hak Tempat Tinggal

Forum Warga Margajaya menuntut agar Pemerintah Kota Bekasi segera membuka ruang dialog untuk mencari solusi bersama terkait rencana relokasi.

Mereka menekankan pentingnya pendekatan humanis dan transparan agar warga tidak kehilangan hak atas tempat tinggal dan identitas sebagai bagian dari masyarakat Kota Bekasi.

“Kami bukan pendatang gelap. Kami ber-KTP Bekasi dan membayar pajak. Kami ingin solusi, bukan penggusuran paksa,” ungkap seorang warga dengan nada emosional.

Hingga berita ini ditulis, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Belum ada perwakilan resmi dari Pemerintah Kota Bekasi yang menemui peserta demonstrasi untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi.

Latar Belakang: Program Penataan Kawasan DAS di Bekasi

Rencana penggusuran tersebut diduga berkaitan dengan program penataan kawasan daerah aliran sungai yang digagas Pemerintah Kota Bekasi untuk mencegah banjir dan meningkatkan estetika lingkungan.

Namun, sejumlah pengamat kebijakan publik menilai bahwa pelaksanaan program tersebut perlu mempertimbangkan hak-hak warga terdampak dan dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

Pantau perkembangan kasus ini dan ikuti berita terbarunya hanya di portal kami. Klik tombol Berlangganan agar tidak ketinggalan isu-isu penting seputar kebijakan kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina
Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:10 WIB

Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x