Poin Utama:
- Agenda Kontroversial: Disperkimtan Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) dan penyegaran di Sentul, Bogor, pada 23-24 Januari 2026.
- Situasi Darurat: Kegiatan tersebut berlangsung saat 9 kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan deras sejak Kamis (22/01).
- Instruksi Wali Kota: Tri Adhianto telah menginstruksikan Camat dan Lurah untuk siaga penuh (standby) di wilayah masing-masing.
- Logistik Acara: Peserta raker dilaporkan membawa perlengkapan olahraga untuk kegiatan penyegaran di tengah situasi bencana lokal.
Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menuai sorotan tajam publik lantaran nekat menggelar Rapat Kerja (Raker) di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, di tengah situasi darurat banjir.
Kegiatan yang dinilai nir empati ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (23/01) hingga Sabtu (24/01/2026), saat ribuan warga di 9 kecamatan sedang berjibaku dengan genangan air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Agenda Disperkimtan Kota Bekasi Dinilai Nir Empati?
Keputusan Disperkimtan untuk tetap melangsungkan agenda di luar kota dinilai tidak peka terhadap penderitaan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Pertanahan Disperkimtan dengan penanggung jawab Kepala Bidang Pertanahan, Ali Supodo.
Dalam daftar persiapan acara yang beredar, para peserta diwajibkan membawa perlengkapan santai seperti pakaian ganti, sepatu olahraga, hingga perlengkapan pribadi lainnya.
Hal ini kontras dengan kondisi Kota Bekasi yang sedang dikepung banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis (22/01/2026).
Publik mempertanyakan urgensi kegiatan penyegaran tersebut di saat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis seharusnya menjadi garda terdepan penanganan infrastruktur dan kebencanaan.
Bagaimana Kondisi Terkini Banjir di Kota Bekasi?
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melaporkan bahwa intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir telah menyebabkan debit air meluap di berbagai titik.
Laporan terkini mencatat setidaknya ada 9 wilayah kecamatan yang terdampak banjir, terutama di area perbatasan antar daerah dan cekungan rawan genangan.
Wilayah yang terdampak cukup parah meliputi:
- Kecamatan Medan Satria
- Kecamatan Rawalumbu
- Kecamatan Bekasi Utara
- Kecamatan Bekasi Timur
Apa Langkah Wali Kota Bekasi Menanggapi Situasi Ini?
Merespons situasi darurat tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto langsung turun ke lapangan untuk memastikan fungsi infrastruktur pengendali banjir berjalan optimal.
Bahkan Tri mengakui bahwa kapasitas saluran air dan polder yang ada saat ini kewalahan menampung debit air yang ekstrem.
”Jadi memang dengan hujan 2 hari yang cukup panjang dan terus-menerus, tentu kapasitas kemampuan, saluran air, polder-polder kita yang ada, tentu turut terjadi hambatan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Bendung Presdo Bekasi, Jumat (23/01/2026).
Menurut Tri, sumbatan pada saluran air menjadi faktor utama yang memperparah genangan di titik-titik krusial, sehingga air melimpah ke jalan dan pemukiman warga.
Adakah Instruksi Khusus bagi Aparatur Wilayah?
Pemkot Bekasi telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk tidak meninggalkan tempat dan fokus pada penanganan warga terdampak.
Wali Kota meminta para Camat dan Lurah untuk proaktif melakukan tindakan preventif (pencegahan) dan preemtif (himbauan) guna meminimalisir risiko.
”Upaya itu sudah diinstruksikan sejak kemarin, kepada para pemangku di kewilayahan. Kita berharap mudah-mudahan hujannya cepat mereda dan tidak terjadi lagi hujan susulan,” pungkas Tri Adhianto menutup keterangannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Disperkimtan terkait keputusan melanjutkan acara di Sentul tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Punya informasi terkait titik banjir atau layanan publik yang terkendala? Laporkan segera ke Redaksi RakyatBekasi.Com atau melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






































