Disperkimtan Gelar Raker di Sentul Saat Bekasi Terendam Banjir, Ada Aja Gebrakannya

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Susunan Acara Rapat Kerja dan Penyegaran Bidang Pertanahan Disperkimtan Kota Bekasi.

Tangkapan layar Susunan Acara Rapat Kerja dan Penyegaran Bidang Pertanahan Disperkimtan Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • Agenda Kontroversial: Disperkimtan Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) dan penyegaran di Sentul, Bogor, pada 23-24 Januari 2026.
  • Situasi Darurat: Kegiatan tersebut berlangsung saat 9 kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan deras sejak Kamis (22/01).
  • Instruksi Wali Kota: Tri Adhianto telah menginstruksikan Camat dan Lurah untuk siaga penuh (standby) di wilayah masing-masing.
  • Logistik Acara: Peserta raker dilaporkan membawa perlengkapan olahraga untuk kegiatan penyegaran di tengah situasi bencana lokal.

​Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menuai sorotan tajam publik lantaran nekat menggelar Rapat Kerja (Raker) di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, di tengah situasi darurat banjir.

Kegiatan yang dinilai nir empati ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (23/01) hingga Sabtu (24/01/2026), saat ribuan warga di 9 kecamatan sedang berjibaku dengan genangan air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Agenda Disperkimtan Kota Bekasi Dinilai Nir Empati?

​Keputusan Disperkimtan untuk tetap melangsungkan agenda di luar kota dinilai tidak peka terhadap penderitaan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Pertanahan Disperkimtan dengan penanggung jawab Kepala Bidang Pertanahan, Ali Supodo.

​Dalam daftar persiapan acara yang beredar, para peserta diwajibkan membawa perlengkapan santai seperti pakaian ganti, sepatu olahraga, hingga perlengkapan pribadi lainnya.

Hal ini kontras dengan kondisi Kota Bekasi yang sedang dikepung banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis (22/01/2026).

Publik mempertanyakan urgensi kegiatan penyegaran tersebut di saat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis seharusnya menjadi garda terdepan penanganan infrastruktur dan kebencanaan.

​Bagaimana Kondisi Terkini Banjir di Kota Bekasi?

​Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melaporkan bahwa intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir telah menyebabkan debit air meluap di berbagai titik.

Laporan terkini mencatat setidaknya ada 9 wilayah kecamatan yang terdampak banjir, terutama di area perbatasan antar daerah dan cekungan rawan genangan.

​Wilayah yang terdampak cukup parah meliputi:

  • ​Kecamatan Medan Satria
  • ​Kecamatan Rawalumbu
  • ​Kecamatan Bekasi Utara
  • ​Kecamatan Bekasi Timur

​Apa Langkah Wali Kota Bekasi Menanggapi Situasi Ini?

​Merespons situasi darurat tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto langsung turun ke lapangan untuk memastikan fungsi infrastruktur pengendali banjir berjalan optimal.

Bahkan Tri mengakui bahwa kapasitas saluran air dan polder yang ada saat ini kewalahan menampung debit air yang ekstrem.

​”Jadi memang dengan hujan 2 hari yang cukup panjang dan terus-menerus, tentu kapasitas kemampuan, saluran air, polder-polder kita yang ada, tentu turut terjadi hambatan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Bendung Presdo Bekasi, Jumat (23/01/2026).

​Menurut Tri, sumbatan pada saluran air menjadi faktor utama yang memperparah genangan di titik-titik krusial, sehingga air melimpah ke jalan dan pemukiman warga.

​Adakah Instruksi Khusus bagi Aparatur Wilayah?

​Pemkot Bekasi telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk tidak meninggalkan tempat dan fokus pada penanganan warga terdampak.

Wali Kota meminta para Camat dan Lurah untuk proaktif melakukan tindakan preventif (pencegahan) dan preemtif (himbauan) guna meminimalisir risiko.

​”Upaya itu sudah diinstruksikan sejak kemarin, kepada para pemangku di kewilayahan. Kita berharap mudah-mudahan hujannya cepat mereda dan tidak terjadi lagi hujan susulan,” pungkas Tri Adhianto menutup keterangannya.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Disperkimtan terkait keputusan melanjutkan acara di Sentul tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Punya informasi terkait titik banjir atau layanan publik yang terkendala? Laporkan segera ke Redaksi RakyatBekasi.Com atau melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara
Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi
Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis
Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi
Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna
Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi
Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WIB

Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara

Senin, 2 Februari 2026 - 15:09 WIB

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:42 WIB

Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:18 WIB

Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 11:49 WIB

Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca