Kisah Inspiratif di Tengah Macet Bekasi: Petugas Dishub Antar Siswa Disabilitas ke Sekolah

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas UPTD LLAJ Mustikajaya, Ihwan Anshari (kiri) saat akan mengantar siswa penyandang disabilitas ke sekolahnya, Senin (14/07/2025).

Petugas UPTD LLAJ Mustikajaya, Ihwan Anshari (kiri) saat akan mengantar siswa penyandang disabilitas ke sekolahnya, Senin (14/07/2025).

Di tengah kepadatan lalu lintas yang mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Bekasi, sebuah momen kemanusiaan yang mengharukan terjadi di Kecamatan Mustikajaya.

Seorang petugas dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Mustikajaya, rela berjalan kaki demi memastikan seorang siswa berkebutuhan khusus (disabilitas) tiba di sekolahnya dengan selamat.

Aksi mulia ini dengan cepat menarik simpati publik dan menjadi contoh nyata pelayanan masyarakat yang tulus di tengah kesibukan kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terjebak Macet Parah di Hari Pertama Sekolah

Peristiwa ini bermula pada Senin (14/07/2025) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas UPTD LLAJ Mustikajaya, Ihwan Anshari, bersama rekan-rekannya sedang bertugas mengatur arus lalu lintas yang padat merayap di sekitar pertigaan Dukuh Zamrud, Mustikajaya. Kemacetan parah terjadi akibat lonjakan volume kendaraan di hari pertama MPLS tingkat SMP.

“Sesuai instruksi, kami sudah bersiaga sejak pagi untuk mengantisipasi kemacetan di hari pertama anak masuk sekolah. Saat itu, kondisi di pertigaan Dukuh Zamrud sangat padat,” tutur Ihwan saat dikonfirmasi rakyatbekasi.com, Senin (14/07/2025).

Di tengah usahanya mengurai kemacetan, Ihwan dihampiri oleh seorang pengendara motor yang memohon bantuan untuk mendampingi anaknya yang terjebak dan kesulitan menuju sekolah.

Momen Penuh Haru, Dorong Kursi Roda Tembus Kepadatan

Ternyata, pengendara motor tersebut adalah orang tua dari seorang siswa SMP penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda.

Akibat kendaraan tidak bisa bergerak maju, sang anak berisiko terlambat mengikuti kegiatan MPLS di hari pertamanya.

Melihat situasi tersebut, Ihwan tidak berpikir dua kali. Ia segera menghampiri siswa tersebut dan menawarkan bantuan langsung.

Rela Berjalan Kaki Sejauh 200 Meter

Tanpa ragu, Ihwan memutuskan untuk membantu dengan cara yang tidak terduga. Ia dengan sabar mendorong kursi roda siswa tersebut, berjalan kaki menembus sisa kepadatan lalu lintas sejauh kurang lebih 200 meter hingga tiba dengan aman di depan gang sekolahnya.

“Saya bawa anak itu jalan kaki sekitar 200 meter karena situasi di lokasi masih sangat padat. Meskipun arus lalu lintas sudah mulai bisa bergerak, namun untuk motor dengan penumpang berkursi roda masih sulit untuk melintas,” sambung Ihwan.

Apresiasi Tulus dari Orang Tua Siswa

Aksi yang dilakukan Ihwan sontak membuat orang tua siswa tersebut terharu. Sebagai bentuk terima kasih, sang orang tua meminta izin untuk mendokumentasikan momen tersebut melalui foto dan video.

“Orang tuanya meminta izin untuk merekam dan juga meminta nomor telepon saya, katanya agar ke depan bisa lebih mudah jika membutuhkan bantuan lagi,” ungkap Ihwan.

“Dokumentasi itu kemudian dikirimkan kepada saya, yang akhirnya saya sertakan sebagai bagian dari laporan kinerja harian.”

“Tugas Kami Membantu dengan Humanis”

Bagi Ihwan, apa yang dilakukannya bukanlah sekadar pekerjaan, melainkan panggilan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap petugas Dishub harus selalu siap dan waspada untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Tujuan utama tugas kami adalah membantu dan melancarkan, jadi jika ada warga yang meminta tolong, kami harus tetap humanis. Terlebih ini adalah anak yang hendak menuntut ilmu, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantunya selama tidak mengganggu tugas utama pengaturan lalu lintas,” pungkasnya dengan rendah hati.

Punya cerita inspiratif serupa tentang kebaikan di sekitar Anda? Bagikan di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 15:46 WIB

Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca