Menu ‘Lendir’ Spa Be Glow Kangkangi Identitas Bekasi sebagai Kota Santri

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pamflet promosi dan daftar harga layanan Spa 'Be Glow' di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan yang secara terang-terangan memuat kode indikasi praktik prostitusi terselubung, Rabu (01/04/2026).

Tangkapan layar pamflet promosi dan daftar harga layanan Spa 'Be Glow' di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan yang secara terang-terangan memuat kode indikasi praktik prostitusi terselubung, Rabu (01/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Pasca Lebaran 2026, praktik dugaan prostitusi terselubung berkedok spa kembali marak di Ruko Mutiara Bekasi Selatan.
  • ​Beredar price list dari tempat pijat ‘Be Glow’ yang secara terang-terangan memuat kode layanan seksual seperti PM, BJ, dan ML.
  • ​Tarif paket layanan yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp270 ribu hingga Rp580 ribu untuk durasi hingga 90 menit.
  • ​Kondisi ini menuntut ketegasan aparat penegak Perda dan Pemkot Bekasi dalam menjaga ketertiban serta muruah daerah.

Pasca libur Lebaran 2026, wajah Kota Bekasi sebagai kota jasa dan perdagangan kembali tercoreng oleh dugaan praktik eksploitasi seksual terselubung.

Sebuah tempat kebugaran bernama ‘Be Glow’ yang berlokasi strategis di Jantung Kota, tepatnya di kawasan Ruko Mutiara Bekasi Selatan, secara terang-terangan menjajakan layanan plus-plus berkedok pijat refleksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, daftar harga dari entitas bisnis tersebut beredar bebas, mencederai muruah wilayah yang selama ini lekat dengan sebutan Kota Santri.

​Apa Saja Layanan Indikasi Prostitusi di Be Glow Bekasi Selatan?

​Sebuah pamflet daftar harga yang diterima redaksi menunjukkan enam paket layanan kebugaran yang sarat dengan kode asusila.

Beroperasi di area komersial Kota Bekasi, Be Glow mematok tarif bervariasi dari Rp270 ribu hingga Rp580 ribu.

Berdasarkan data yang dihimpun, paket tersebut secara vulgar menawarkan kepuasan syahwat di luar batas pijat normal.

​Berikut adalah rincian tarif dan kode layanan yang ditawarkan:

  • Paket Express (30 Menit): Rp270.000 (Terindikasi layanan PM, BJ, ML)
  • Paket ALL IN (60 Menit): Rp360.000 (Pijat dan layanan penuh)
  • Paket Double C & Double M (90 Menit): Rp460.000 – Rp550.000 (Kombinasi layanan asusila dan pijat)
  • Paket MBC (90 Menit): Rp580.000 (Pijat dengan klaim ML bebas)
  • Paket MBA (60 Menit): Rp280.000 (Pijat, PM, dan BJ)

​Bagaimana Respons Pengunjung dan Lemahnya Pengawasan Pemkot Bekasi?

​Keberadaan tempat hiburan yang menjajakan layanan menjurus seperti Petik Mangga (PM), Blow Job (BJ), dan Making Love (ML) ini memunculkan tanda tanya besar terkait efektivitas pengawasan aparat terkait.

Indikasi kejahatan asusila ini seolah melenggang bebas tanpa pengawasan berarti dari instansi terkait.

​”Cuma kuat dua kali,” kata seorang pengunjung pria kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai membayar di kasir Be Glow Ruko Mutiara Bekasi Selatan, Rabu (01/04/2026).

​Pria yang raut wajahnya tampak kelelahan tersebut menjadi bukti nyata beroperasinya aktivitas gelap di balik tirai spa tersebut.

​Wajahnya terlihat sangat lemas, seolah mengonfirmasi ‘kerja keras’ dari layanan khusus yang baru saja dinikmatinya dari balik bilik kamar.

Ironi di Tengah Julukan Kota Santri

​Hadirnya layanan ini menjadi ironi yang sangat memprihatinkan bagi Kota Bekasi yang juga lekat dengan julukan ‘Kota Santri’.

Praktik komersialisasi syahwat ini seolah berjalan tanpa pengawasan, merusak tatanan moral di pusat kota.

​Menanti Ketegasan Wali Kota Bekasi

​Kini, masyarakat menanti langkah konkret dari aparat penegak Peraturan Daerah (Perda). Satpol PP dan institusi terkait didesak untuk segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

​Ketegasan dari Wali Kota Bekasi sangat diperlukan untuk menginstruksikan jajarannya menertibkan tempat-tempat hiburan berkedok panti pijat yang meresahkan warga demi menjaga kondusivitas dan marwah Kota Bekasi.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai temuan ini? Apakah lingkungan di sekitar Anda juga terdapat praktik serupa yang luput dari pantauan aparat? Sampaikan opini dan laporan Anda di kolom komentar, atau hubungi hotline redaksi RakyatBekasi.com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina
Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:10 WIB

Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x