Okupansi Hotel Anjlok Hingga 50 Persen, PHRI Kota Bekasi: Akibat Kebijakan Pemerintah

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotel Horison Bekasi.

Hotel Horison Bekasi.

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi melaporkan penurunan tingkat okupansi hotel dan pendapatan restoran di wilayah Kota Bekasi hingga 30-50 persen sejak Maret 2025.

Kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto serta larangan study tour yang diberlakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ketua PHRI Kota Bekasi, Yogi Kurniawan, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap industri perhotelan dan restoran, tidak hanya di Kota Bekasi tetapi juga di beberapa wilayah lain seperti Jawa Barat, Bali, dan Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan ini sangat berpengaruh, khususnya terhadap tingkat hunian dan pendapatan usaha kami. Penurunannya terasa hampir merata di berbagai daerah, mulai dari Jawa Barat hingga Bali dan Jogja,” ujar Yogi kepada rakyatbekasi.com saat dikonfirmasi, Minggu (27/04/2025).

Menurut Yogi, tingkat hunian hotel sempat mengalami kenaikan selama musim Lebaran Idul Fitri, tetapi lonjakan tersebut belum cukup untuk menutupi kerugian yang terjadi sebelumnya.

“Setelah Lebaran, Alhamdulillah ada kenaikan, tetapi belum bisa mengompensasi kerugian yang telah terjadi,” tambahnya.

Untuk menyikapi kondisi ini, kata dia, PHRI Kota Bekasi meminta agar pemerintah segera melakukan evaluasi kebijakan dan mempertimbangkan insentif ekonomi guna membantu keberlangsungan industri perhotelan dan restoran.

“Kami berharap ada insentif atau keringanan dalam retribusi dan pajak untuk membantu pelaku usaha bertahan. Jika kebijakan ini tetap berlanjut, pelaku usaha harus beradaptasi dengan situasi yang ada,” ungkap Yogi.

Sebagai bentuk adaptasi, lanjut dia, pelaku usaha mulai mengalihkan target pasar mereka dari wisatawan umum dan study tour ke segmen korporasi, termasuk penyelenggaraan rapat pemerintah dan pertemuan bisnis .

“Kami mungkin akan beralih ke target korporasi atau agenda rapat pemerintah, mengingat pasar study tour kini telah menghilang,” lanjutnya.

PHRI Kota Bekasi juga mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas anggaran guna mengatasi dampak ekonomi yang lebih luas.

“Sektor ini merupakan kontributor pajak terbesar di Kota Bekasi. Jika tidak didukung dengan kebijakan yang tepat, dampaknya akan semakin luas. Kami berharap ada koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah untuk memitigasi efek kebijakan ini terhadap perekonomian lokal,” tutur Yogi.

Penurunan tingkat okupansi hotel dan pendapatan restoran di Kota Bekasi, kata dia, menjadi tantangan serius bagi industri pariwisata dan bisnis perhotelan.

Lebih lanjut Yogi mengatakan bahwa diperlukan langkah strategis dari pemerintah untuk memberikan stimulus ekonomi bagi sektor yang terdampak, baik melalui kebijakan fiskal maupun dukungan program wisata domestik.

“PHRI Kota Bekasi berharap adanya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk mencari solusi yang berkelanjutan guna menjaga stabilitas perekonomian lokal serta mendorong pemulihan sektor pariwisata pasca kebijakan efisiensi anggaran dan larangan study tour,” pungkasnya.

Visited 11152 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Editor : Bung Ewox

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x