Pj Wali Kota Bekasi: Kini Sopir Truk Tak Takut saat Bertemu dengan Petugas Dishub

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad sedang memimpin apel pagi di Hari Perhubungan Nasional, Senin (30/09/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad sedang memimpin apel pagi di Hari Perhubungan Nasional, Senin (30/09/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengklaim bahwa untuk saat ini para sopir Truk sudah tidak lagi merasakan takut, ketika bertemu dengan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi di lapangan.

Padahal sebelumnya, Dishub Kota Bekasi sempat disorot karena dugaan pungutan liar (Pungli) kepada para Sopir Truk ketika melintas Kota Bekasi. Sehingga, mereka takut ketika akan melintasi Kota Bekasi.

“Kita bersyukur, Kota Bekasi yang beberapa bulan sebelumnya ditakuti oleh para supir angkutan, terutama oleh para pengemudi truk, (Kota Bekasi) sudah menjadi Kota yang ramah terhadap pengemudi angkutan,” ucap Pj Gani melalui keterangannya di Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bekasi yang diselenggarakan di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (30/09/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Gani berpendapat, dalam hal ini, pihaknya juga menyampaikan beberapa hal terkait dedikasi dari Jajaran Dinas Perhubungan.

Karena, selama dirinya menjabat sebagai Kepala Daerah, banyak perubahan dari sisi kinerja dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Selama saya menjadi Pj Wali Kota Bekasi. Kita telah melihat beberapa bulan terakhir terdapat beberapa perubahan yang sangat signifikan dalam peningkatan kinerja Dishub dalam melakukan langkah-langkah pembenahan di internal Dishub,” sambungnya.

“Pertama dengan mengganti nomenklatur Tim Tindak menjadi Tim URC guna memperkuat pengaturan pada lokasi-lokasi kemacetan. Kedua membentuk unit pengendali gratifikasi atau UPG. Ketiga membuat sistem informasi pengaduan pungutan liar melalui barcode yang disosialisasikan kepada masyarakat,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL
Jelang Kontrak Berakhir, DPRD Bekasi Didesak Investigasi Dampak Ekologis TPST Bantargebang
Transformasi Digital Pendidikan Disambut Positif, DPRD Kota Bekasi Minta Sekolah Rawat Smartboard dan Siapkan SDM
Komisi I DPRD Ingatkan Kebijakan WFH ASN Pemkot Bekasi Tak Picu Kecemburuan Sosial
Penghematan Baru 10 Persen, DPRD Desak Pemkot Bekasi Perluas Efisiensi Anggaran
Bekasi City Fashion Movement 2025 Resmi Dibuka, Panggung Megah bagi Kreativitas Fashion Lokal dan UMKM

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 15:39 WIB

DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik

Senin, 24 November 2025 - 12:10 WIB

DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang

Minggu, 23 November 2025 - 13:43 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL

Jumat, 21 November 2025 - 09:39 WIB

Jelang Kontrak Berakhir, DPRD Bekasi Didesak Investigasi Dampak Ekologis TPST Bantargebang

Jumat, 21 November 2025 - 08:58 WIB

Transformasi Digital Pendidikan Disambut Positif, DPRD Kota Bekasi Minta Sekolah Rawat Smartboard dan Siapkan SDM

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca