Safari Lebaran Prabowo, Koalisi Baru Menuju 2024

- Jurnalis

Jumat, 6 Mei 2022 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Safari Lebaran ala Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan mendatangi sejumlah tokoh politik sulit untuk diartikan sebatas silaturahmi.

Pertemuan rival Jokowi itu dengan sejumlah tokoh seperti Megawati dan Khofifah dalam beberapa hari terakhir, dianggap upaya menyatukan frekuensi menuju Pemilu 2024.

“Itu adalah upaya Prabowo untuk mencairkan komunikasi politik yang dapat membuka koalisi baru. Silaturahim ini jelas strategis untuk Pemilu 2024,” kata Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo, Madura, Surokim Abdussalam, Jumat (06/05/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo mengawali safarinya dengan mengunjungi Presiden Jokowi di Yogyakarta, pada hari pertama Lebaran. Pertemuan ini dapat diartikan silaturahmi menteri pertahanan dengan kepala negara.

Selanjutnya Prabowo kembali ke Jakarta menyambangi Megawati di kediamannya sebelum pelesiran ke Jatim bertemu Khofifah.

Pertemuan Prabowo dengan Mega, dapat diartikan bertemunya dua petinggi parpol besar yang sarat makna.

Sedangkan pertemuan Prabowo dengan Khofifah, menurut Surokim, dapat diartikan sebagai penjajakan.

Dia menilai Khofifah tokoh penting dan berpengalaman dalam kontestasi nasional, dan potensial untuk digandeng pada pemilihan presiden.

“Apalagi melihat urutan silaturahim Prabowo saat Lebaran ini yang menjadikan Khofifah menjadi prioritas,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo tersebut.

Kendati demikian, dia menilai, pertemuan Prabowo dengan Khofifah terlalu jauh untuk dimaknai sebagai bentuk lamaran menghadapi Pilpres 2024.

Surokim mengartikan safari yang dilakukan Prabowo lebih condong untuk membangun dan mencairkan komunikasi politik 2024.

“Politik itu selalu dinamis dan segala kemungkinan bisa saja terjadi. Semua itu dimulai dari komunikasi politik yang cair. Saya pikir silaturahim ini sebagai ikhtiar mencairkan kebuntuan-kebuntuan politik yang bisa jadi berbeda selama ini,” katanya.

Sementara itu terpisah, Pengurus DPP PKB Luqman Hakim juga memiliki pandangan serupa. Pertemuan Prabowo-Khofifah tidak dapat diartikan sebatas silaturahmi tetapi dapat diartikan berlangsungnya komunikasi politik.

“Setiap pertemuan tokoh politik, selalu memunculkan spekulasi, termasuk pertemuan Pak Prabowo dengan Bu Khofifah,” ujar Luqman.

Lain halnya dengan Luqman, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, menegaskan bahwa pertemuan Prabowo-Khofifah tidak terkait soal politik.

Pertemuan tersebut, kata dia, hanya sebatas silaturahmi, karena selain mengunjungi Khofifah, Prabowo juga menemui sejumlah ulama di Jatim.

“Beliau mengambil cutinya dengan bersilaturahmi dengan banyak tokoh di Jatim sekalian,” tutup Muzani. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca