Soroti Hak Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Wildan Ultimatum BPJS Ketenagakerjaan Wajib Hadir

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • Lokasi Kejadian: Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Tuntutan Legislator: BPJS Ketenagakerjaan wajib menjamin seluruh biaya pengobatan dan santunan korban tanpa birokrasi berbelit.
  • Tanggung Jawab Perusahaan: Pemilik SPBE dilarang “lepas tangan” dan wajib memberikan kompensasi tambahan di luar jaminan negara.
  • Evaluasi K3: DPRD Kota Bekasi mendesak audit menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja untuk mencegah ledakan susulan di masa depan.

​Insiden kebakaran hebat yang melanda SPBE Cimuning di wilayah Mustikajaya menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan tajam bagi perlindungan tenaga kerja di Kota Bekasi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengecam keras jika ada hak pekerja yang terabaikan dalam tragedi ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa negara dan perusahaan harus hadir sepenuhnya untuk menjamin pemulihan para korban yang bertaruh nyawa di area risiko tinggi tersebut.

Bagaimana Kepastian Hak Korban Kebakaran SPBE Cimuning di Kota Bekasi?

​Seluruh pekerja yang menjadi korban kebakaran SPBE Cimuning wajib mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial secara utuh melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Wildan menegaskan bahwa jaminan ini adalah hak konstitusional pekerja, bukan sekadar santunan sukarela dari instansi terkait.

​”Ini bukan sekadar bantuan, tapi hak pekerja. BPJS Ketenagakerjaan harus hadir, dan proses klaim tidak boleh dipersulit,” tegas Wildan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (02/04/2026).

​Menurut Wildan, birokrasi klaim seringkali menjadi hambatan bagi keluarga korban yang sedang berduka.

Komisi IV berkomitmen untuk memangkas hambatan tersebut agar bantuan medis dan santunan kecelakaan kerja cair tepat waktu.

Apakah Perusahaan SPBE Cimuning Bisa Lepas Tangan Setelah Kebakaran?

​Perusahaan dilarang keras hanya mengandalkan BPJS Ketenagakerjaan dan wajib memberikan kompensasi tambahan bagi korban maupun keluarga yang terdampak.

Wildan menyoroti bahwa tanggung jawab moral dan materiil perusahaan tetap melekat meskipun pekerja sudah terdaftar dalam asuransi sosial.

​”Perusahaan tetap wajib memberikan tanggung jawab tambahan kepada korban dan keluarganya. Jangan sampai ada yang ditinggalkan tanpa kepastian,” ujarnya dengan nada bicara yang tajam.

​Beberapa poin desakan DPRD Kota Bekasi kepada pihak manajemen SPBE meliputi:

  • ​Pendampingan psikologis bagi korban selamat dan trauma.
  • ​Pemenuhan gaji penuh selama pekerja menjalani masa pemulihan (STMB).
  • ​Transparansi laporan internal mengenai penyebab kebakaran kepada otoritas terkait.

Mengapa Evaluasi K3 di SPBE Kota Bekasi Sangat Mendesak?

​Ledakan dan kebakaran di objek vital seperti SPBE menunjukkan adanya potensi celah dalam penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang harus segera diaudit oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi. Wildan mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di titik lain.

Komisi IV DPRD Kota Bekasi berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami akan pastikan negara hadir dan tidak ada korban yang diabaikan,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi para pelaku usaha di Kota Bekasi bahwa keselamatan nyawa pekerja adalah prioritas yang tidak bisa ditawar dengan alasan profit semata.

Bagaimana pendapat Anda mengenai pengawasan K3 di wilayah Mustikajaya? Sampaikan opini Anda di kolom komentar atau bagikan artikel ini agar hak para korban terus terkawal!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Junaedi Pensiun Oktober Mendatang, Komisi I Bongkar Kriteria Krusial Calon Sekda Kota Bekasi
Kali Bekasi Tercemar 3 Kali di 2026, Komisi II DPRD Jadwalkan Pemanggilan DLH Kota Bekasi
Kali Bekasi Tiga Kali Tercemar dalam Setahun, DPRD Desak Bentuk Satgas Lintas Sektoral Anti Saling Tunjuk!
Jangan Cuma Jadi Penonton! DPRD Kota Bekasi Desak Pemuda Bangkit Kawal Revolusi Prabowo
Komisi III Ultimatum PTMP Bereskan Infrastruktur Relokasi PKL Pasar Baru Bekasi dalam Sepekan
Status Lahan Tanggul PML Jatiasih “Clear and Clean”, DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Segera Bongkar Bangunan Liar!
Bahas KUA-PPAS Perubahan, Ketua DPRD Kota Bekasi Pasang Target Realisasi PAD 90 Persen
DPRD Kota Bekasi Desak Kementerian PKP Verifikasi Ketat Program Bedah Rumah Presiden Prabowo
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:31 WIB

Junaedi Pensiun Oktober Mendatang, Komisi I Bongkar Kriteria Krusial Calon Sekda Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 10:47 WIB

Kali Bekasi Tercemar 3 Kali di 2026, Komisi II DPRD Jadwalkan Pemanggilan DLH Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Kali Bekasi Tiga Kali Tercemar dalam Setahun, DPRD Desak Bentuk Satgas Lintas Sektoral Anti Saling Tunjuk!

Kamis, 3 September 2026 - 21:58 WIB

Jangan Cuma Jadi Penonton! DPRD Kota Bekasi Desak Pemuda Bangkit Kawal Revolusi Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 18:29 WIB

Komisi III Ultimatum PTMP Bereskan Infrastruktur Relokasi PKL Pasar Baru Bekasi dalam Sepekan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x