Poin Utama:
- Waktu Puncak: Arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Stasiun Bekasi diprediksi memuncak pada Kamis, 25 Desember.
- Penyebab: Pergerakan terjadi setelah masyarakat menyelesaikan ibadah Misa Malam Natal.
- Kesiapan: Pemkot Bekasi memastikan fasilitas di stasiun dan terminal mencukupi untuk melayani pemudik.
- Lokasi Pantauan: Pos Pengamanan Mega Hypermall dan Stasiun Bekasi.
BEKASI SELATAN – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memproyeksikan puncak pergerakan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Stasiun Bekasi terjadi pada hari ini, Kamis (25/12). Prediksi ini disampaikan usai dirinya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan monitoring situasi keamanan dan ketertiban di sejumlah titik keramaian Kota Bekasi, Rabu (24/12) malam.
Kapan Puncak Kepadatan Penumpang Terjadi?
Tri Adhianto menjelaskan bahwa tren peningkatan volume penumpang kereta api sudah mulai terlihat sejak Rabu malam. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, lonjakan signifikan diperkirakan terjadi tepat pada Hari Raya Natal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Tadi sudah kita pantau di Stasiun Kereta Api bahwa sudah mulai terjadi peningkatan. Kelihatannya untuk perjalanan dari Stasiun Kota Bekasi, itu akan mengalami puncak pada saat besok hari (Kamis ini),” ujar Tri Adhianto saat diwawancarai di Pos Pengamanan (PosPam) Mega Hypermall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan.
Mengapa Arus Mudik Baru Memuncak Hari Ini?
Menurut Wali Kota Bekasi, pola pergerakan masyarakat pada libur Nataru kali ini dipengaruhi oleh jadwal peribadatan. Banyak warga yang memilih menyelesaikan ibadah Misa Malam Natal terlebih dahulu bersama keluarga sebelum melakukan perjalanan ke luar kota.
”Masyarakat melaksanakan misa terlebih dahulu dalam melaksanakan ibadah malam ini (Rabu malam), baru besok pagi mereka berkumpul keluar kota,” jelas Tri.
Hal inilah yang memicu penumpukan keberangkatan pada hari Kamis pagi hingga siang.
Bagaimana Kesiapan Fasilitas Publik di Kota Bekasi?
Menghadapi lonjakan tersebut, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemkot Bekasi telah memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi. Kesiapan ini tidak hanya berlaku di moda transportasi kereta api, tetapi juga transportasi darat lainnya.
”Secara umum, semua fasilitas yang ada, baik sarana-prasarana di stasiun maupun kendaraan yang ada di Terminal Induk Kota Bekasi pun sudah mencukupi. Jadi tidak perlu khawatir buat warga masyarakat yang akan meninggalkan Kota Bekasi,” tegasnya.
Imbauan Wali Kota Bekasi
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga memberikan pesan kepada warganya yang akan memanfaatkan libur panjang akhir tahun.
”Saya ucapkan selamat dan hati-hati di perjalanan,” pungkas Tri Adhianto menutup keterangannya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi darurat atau layanan publik selama periode Nataru, Pemkot Bekasi menyiagakan petugas di berbagai Posko Pengamanan yang tersebar di titik-titik vital kota.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






































