Ada Empat Produsen Minyak Goreng di Kota Bekasi, Ketua Komisi II Bilang Ini ke Pemkot

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI TIMUR – Beberapa waktu belakangan ini, setiap hari sejumlah warga masyarakat yang ada di Kota Bekasi mengantri untuk mendapatkan Minyak Goreng (Migor) baik di Supermarket maupun di Ritel-ritel di Kota Bekasi.

Antrian yang melibatkan ratusan warga masyarakat Kota Bekasi akhir-akhir ini disebabkan kelangkaan Migor. Sehingga untuk mendapatkan Migor, warga harus antri sejak pagi hari.

Melihat hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mendesak agar Pemerintah Kota Bekasi bisa berkomunikasi dengan Perusahaan Migor yang ada di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komunikasi yang dibangun nantinya, untuk mengurangi antrian masyarakat di Supermarket maupun di Ritel-ritel yang ada di Kota Bekasi.

“Kita sudah melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke salah satu Perusahaan Migor di Jalan Pejuang Kecamatan Medan Satria. Tapi memang sekarang ini, langka juga bahan bakunya,” kata Arif kepada Rakyat Bekasi saat ditemui di lingkungan DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Senin (14/03).

Malah Perusahaan tersebut, kata dia, suatu hari tidak mendapatkan pasokan bahan baku. Ini pun bukan persoalan di wilayah Kota Bekasi saja, tetapi persoalan Nasional.

Hal itu, dikarenakan pembebasan ekspor sawit ke luar negeri sehingga kebutuhan di dalam negerinya tidak tercukupi.

“Sekarang Pemerintah sudah bikin aturan tidak ekspor ke luar, hanya untuk dimanfaatkan di dalam Negeri. Saya melihatnya dari tingginya produksi sekarang. Mudah-mudahan bulan puasa nanti sudah membaik,” ucapnya.

Maka dari itu, dirinya ingin agar Pemkot Bekasi dalam hal ini dinas terkait bisa berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan minyak goreng yang ada supaya bisa memberikan solusi untuk masyarakat Kota Bekasi.

“Jadi jangan lagi masyarakat Kota Bekasi sampai antri Migor. Paling tidak, ada 4 Perusahaan Migor di Kota Bekasi ada manfaatnya untuk masyarakat kita,” terangnya.

“Kita juga kemarin menyebar Migor ke warga Kota Bekasi. Yang lansia dan janda tua kita berikan gratis. Ke warga kita subsidi dari harga 13.500 kita jual harga 12.000 dan ada yang 10.000 per liternya. Kita akan permudah situasi yang seperti ini. Teman-teman Dewan lainnya juga mengikuti,” tutupnya. (Mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Virus Nipah di Kota Bekasi, Dinkes Siapkan Surat Edaran
Danantara Umumkan Pemenang Lelang Akhir Februari, Pemkot Bekasi Percepat Pembebasan Lahan PLTSa
​Warga Gang Mawar Dukung Relokasi Bantaran Kali Bekasi
Distaru Tertibkan Bangunan Liar di DAS Demi Normalisasi Kali Bekasi
Distaru Kota Bekasi Ultimatum Warga Bongkar Mandiri Bangli di Margajaya
Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara
Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi
Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:57 WIB

Waspada Virus Nipah di Kota Bekasi, Dinkes Siapkan Surat Edaran

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:30 WIB

Danantara Umumkan Pemenang Lelang Akhir Februari, Pemkot Bekasi Percepat Pembebasan Lahan PLTSa

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:10 WIB

​Warga Gang Mawar Dukung Relokasi Bantaran Kali Bekasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:38 WIB

Distaru Tertibkan Bangunan Liar di DAS Demi Normalisasi Kali Bekasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:08 WIB

Distaru Kota Bekasi Ultimatum Warga Bongkar Mandiri Bangli di Margajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca