Poin Utama:
- Desakan Legislatif: Percepatan pembangunan RSUD Tipe D di Kecamatan Jatiasih menjadi prioritas mendesak.
- Kesenjangan Fasilitas: Keberadaan Puskesmas dinilai sudah merata, namun RSUD Tipe D masih minim di tingkat kecamatan.
- Tujuan: Meningkatkan angka harapan hidup dan mempermudah akses medis warga Jatiasih.
BEKASI – Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera memprioritaskan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di wilayah Kecamatan Jatiasih.
Realisasi fasilitas kesehatan ini dinilai krusial guna menjamin pemerataan akses layanan medis yang memadai bagi masyarakat setempat yang selama ini masih kekurangan opsi rujukan tingkat lanjut di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Pembangunan RSUD di Jatiasih Mendesak?
Misbahudin menegaskan bahwa keberadaan RSUD Tipe D di Jatiasih bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan dasar yang akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
Menurut Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Bekasi ini, kemudahan akses terhadap rumah sakit akan berkorelasi positif dengan peningkatan angka harapan hidup masyarakat.
”Peningkatan layanan kesehatan akan berdampak positif pada kualitas hidup masyarakat. Dengan semakin mudahnya akses terhadap rumah sakit, penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Misbahudin.
Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan urusan wajib pemerintah daerah. Oleh karena itu, distribusi layanan kesehatan tidak boleh hanya terpusat di tengah kota, melainkan harus menyentuh hingga ke tingkat kecamatan secara merata.
Bagaimana Kondisi Sebaran Fasilitas Kesehatan Saat Ini?
Berdasarkan data lapangan, Misbahudin mengapresiasi kinerja Pemkot Bekasi dalam penyediaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang dinilai hampir sempurna sebarannya. Namun, ketimpangan masih terlihat jelas pada ketersediaan rumah sakit rujukan tipe D.
”Kalau untuk Puskesmas di Kota Bekasi, alhamdulillah hampir semua sudah ada, hanya tinggal satu kelurahan lagi. Saya berharap ke depan semua kelurahan sudah dapat merasakan pelayanan kesehatan tingkat pertama ini,” tuturnya.
Kendati demikian, ketersediaan RSUD Tipe D masih sangat terbatas dan belum merata di 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi.
Hal inilah yang mendorong legislatif untuk menekan eksekutif agar fokus pada pembangunan fisik RSUD di wilayah padat penduduk seperti Jatiasih.
Apa Harapan DPRD untuk Layanan Kesehatan Kedepan?
Misbahudin meminta agar Pemkot Bekasi tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas fasilitas medis di setiap Puskesmas dan RSUD yang sudah ada. Ia berharap ke depannya setiap kecamatan di Kota Bekasi idealnya memiliki satu RSUD Tipe D.
”Kami akan terus mendorong, bagaimanapun juga kesehatan itu merupakan urusan yang wajib. Saya berharap di setiap kecamatan ada RSUD Tipe D, khususnya di Jatiasih ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.
Data Dukungan & Fokus:
- Lokasi Target: Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
- Status Puskesmas: Hampir 100% (Tersisa 1 Kelurahan belum memiliki).
- Target RSUD: Satu RSUD Tipe D per Kecamatan.
Warga Jatiasih, apakah Anda setuju pembangunan RSUD Tipe D harus segera direalisasikan tahun ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















