Hari Raya Idul Fitri 2025 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Kata Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Pemerintah

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1445 Hijriah di Masjid Al-Barkah Kota Bekasi.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1445 Hijriah di Masjid Al-Barkah Kota Bekasi.

Tak terasa Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Namun dari tahun ke tahun, pelaksanaan Idul Fitri di Indonesia terkadang dihiasi oleh perbedaan pelaksanaannya.

Mengenai hal ini, Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah memiliki jawaban terkait kapan Lebaran 2025.

Pemerintah

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkap potensi pemerintah, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) lebaran serentak pada 31 Maret mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Nasaruddin menegaskan keputusan pemerintah terkait penentuan 1 Syawal 1446 H/2025 menunggu sidang isbat.

“Potensinya bersama seperti yang di awal,” kata Nasaruddin kepada wartawan usai menghadiri acara buka bersama di Sekretariat BPP IKA UINAM, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (28/93/2025).

Nasaruddin menuturkan, penentuan 1 Syawal 1446 H/2025 Masehi menunggu sidang isbat yang digelar pada 29 Maret mendatang.

Pemantauan hilal dilakukan di sejumlah titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Muhammadiyah

Dikutip dari laman resminya, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 syawal 1446 Hijriyah atau Idul Fitri 2025 jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Penetapan itu sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.

Muhammadiyah juga telah menetapkan tanggal penting hari besar Islam lainnya, termasuk:

  • 1 Zulhijah pada Rabu, 28 Mei 2025
  • Puasa Arafah 9 Zulhijah pada Kamis, 5 Juni 2025
  • Idul Adha 2025 10 Zulhijah 1446 H pada Jumat, 6 Juni 2025

Penetapan itu didasarkan pada hasil hisab dengan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Ini merupakan penghitungan astronomi untuk menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu rukyatul hilal.

Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama memegang tradisi penentuan 1 Syawal dengan metode rukyatul hilal (pemantauan hilal).

Selain itu, NU juga tetap mendasari observasi dan penghitungan falak.

Hingga saat ini, NU belum menentukan Idul Fitri 2025 jatuh pada tanggal berapa.

Oleh karena itu NU akan melakukan pemantauan hilal terlebih dahulu untuk melihat apakah bulan sabit sudah muncul atau belum.

Pengamatan akan dilakukan pada tanggal 29 Ramadan atau 29 Maret 2025 di berbagai wilayah Indonesia.

Jika hilal sudah terlihat, maka esok harinya akan ditetapkan 1 Syawal (30 Maret 2025).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari
Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025
Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun
Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi
OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS
Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan
BNPB Rilis Data 1.177 Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatera
Said Iqbal Soroti Upah Buruh Jakarta Kalah dari Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:03 WIB

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:44 WIB

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:16 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:24 WIB

Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:29 WIB

OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca