Jelang HUT Kota Bekasi ke-29: DPRD Desak Evaluasi Total Jalan Rusak, Banjir, dan Sampah!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan, Gilang Esa Mohamad.

Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan, Gilang Esa Mohamad.

Poin Utama:

  • Lokasi & Momen: Evaluasi menyeluruh jelang peringatan Hari Jadi (HUT) Kota Bekasi ke-29 pada 10 Maret 2026.
  • Fokus Infrastruktur: Mendesak respons cepat Dinas Bina Marga terkait jalan rusak di area perbatasan (seperti Pondokgede) dan proyek galian Kalimalang.
  • Pengelolaan Lingkungan: Pengawasan ketat terhadap rencana proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Bantargebang.
  • Transportasi Publik: Peninjauan kembali skema pembiayaan dan penetapan tarif untuk layanan transportasi Trans Beken.

BEKASI – Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Bekasi ke-29 yang jatuh pada 10 Maret 2026 mendatang, sejumlah persoalan mendasar di tengah masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang membutuhkan perhatian serius.

Isu krusial seperti jalan rusak, banjir tahunan, pengelolaan sampah darurat, hingga sistem transportasi publik terus menjadi sorotan utama warga dan legislatif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Gilang Esa Mohammad, menilai usia Kota Bekasi yang hampir menginjak tiga dekade ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi pemerintah daerah, khususnya jajaran pemerintahan di bawah arahan Wali Kota Bekasi.

​Momentum Refleksi Tiga Dekade Otonomi

​Menurut Gilang, peringatan ulang tahun ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan titik tolak untuk melihat sejauh mana kesejahteraan masyarakat telah diakomodasi.

​“Ini HUT ke-29 adalah proses panjang Kota Bekasi menjadi kota otonom, berpisah dari Kabupaten Bekasi. Tidak terasa sudah hampir 30 tahun. Evaluasi kinerja harus menjadi kado utama tahun ini,” ujar Gilang kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (07/03/2026).

​Sorotan Tajam Infrastruktur: Jalan Berlubang dan Proyek Galian

​Sebagai anggota Komisi II DPRD yang membidangi infrastruktur, Gilang secara khusus menyoroti kondisi jalan rusak dan berlubang yang kerap memakan korban.

Kerusakan ini sangat terasa di wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta, seperti di kawasan Pondokgede dan sekitarnya.

​Hampir setiap hari warga mengeluhkan kondisi infrastruktur ini melalui berbagai platform media sosial.

​“Banyak kendaraan rusak, bahkan pengendara motor jatuh akibat jalan berlubang,” kata Gilang dengan tegas.

​Ia menekankan bahwa perbaikan jalan tidak boleh ditunda. Pemerintah harus segera memaksimalkan Unit Reaksi Cepat (URC) di bawah Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk melakukan penambalan dan perbaikan permanen.

​Lebih lanjut, Gilang juga mengkritisi bekas galian proyek utilitas yang dibiarkan merusak bahu jalan dan tidak direstorasi dengan baik, salah satu contohnya terjadi di sepanjang koridor Kalimalang.

​Penanganan Banjir dan Darurat Pengelolaan Sampah

​Selain infrastruktur jalan, bencana banjir besar yang sempat melumpuhkan sebagian wilayah pada 4 Maret 2025 lalu harus dijadikan pelajaran berharga. Sistem drainase yang buruk dinilai masih menjadi penyebab utama.

​“Penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi, dari hulu hingga hilir,” paparnya.

​Di sektor lingkungan hidup, penumpukan volume sampah juga menjadi isu kritis. Rencana pemerintah daerah untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah/PLTSa) di area Bantargebang mendapat sambutan baik dari legislatif.

Namun, Gilang mengingatkan agar proyek bernilai besar ini dijalankan secara transparan, akuntabel, dan didasarkan pada kajian analisis dampak lingkungan yang matang.

​Evaluasi Transportasi Publik Trans Beken

​Bergeser ke bidang transportasi, inisiatif layanan angkutan umum Trans Beken dinilai sebagai langkah positif untuk mengurai kemacetan kota.

Kendati demikian, DPRD Kota Bekasi masih menunggu penjelasan rinci dari pihak eksekutif terkait transparansi skema pembiayaan operasional dan sistem penetapan tarif yang tidak memberatkan masyarakat pengguna.

​Harapan Menuju Kota Bekasi yang Lebih Baik

​Di penghujung keterangannya, Gilang berharap di momentum HUT Kota Bekasi ke-29 ini, pemerintah dapat lebih responsif dalam menindaklanjuti setiap aduan warga.

​“Persoalan banjir, macet, jalan rusak, tumpukan sampah, hingga transportasi harus menjadi prioritas utama. Kami di DPRD siap mendukung setiap program positif, sekaligus menjalankan peran pengawas agar setiap kebijakan tidak merugikan masyarakat,” tutupnya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai kondisi infrastruktur jelang HUT Kota Bekasi ke-29 ini? Apakah jalan di sekitar tempat tinggal Anda sudah mulus? Bagikan keluhan, harapan, atau aspirasi Anda di kolom komentar di bawah, dan jangan lupa bagikan artikel ini agar suara Anda terdengar lebih luas!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna
Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:50 WIB

BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x