Jelang Pertamina Grand Prix Mandalika 2025, Pertamina Patra Niaga Tambahan Stok LPG untuk UMKM

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDALIKA, NTB – Mendekati perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah proaktif untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Selain memastikan pasokan BBM dan Avtur untuk kebutuhan balapan dan transportasi, Pertamina secara khusus menambah stok LPG Mandalika 2025 sebanyak lebih dari 148.000 tabung untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama acara berlangsung.

Langkah strategis ini ditujukan untuk menopang aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di sektor kuliner.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor ini diprediksi akan menjadi pusat kegiatan ekonomi seiring dengan datangnya puluhan ribu wisatawan domestik dan mancanegara ke The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Antisipasi Lonjakan Permintaan Energi

Penyelenggaraan event balap internasional sekelas Pertamina Grand Prix of Indonesia secara historis selalu memicu geliat ekonomi yang signifikan.

Kebutuhan energi, khususnya LPG 3 kg maupun Bright Gas, diproyeksikan akan meningkat tajam seiring dengan tingginya aktivitas memasak di warung, restoran, hotel, dan berbagai gerai kuliner dadakan yang melayani pengunjung.

Mengantisipasi hal ini, penambahan pasokan LPG menjadi krusial untuk mencegah kelangkaan dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Jaminan pasokan ini memberikan ketenangan bagi para pelaku UMKM untuk dapat memaksimalkan peluang ekonomi tanpa khawatir akan ketersediaan bahan bakar untuk memasak.

Strategi Penguatan Rantai Distribusi

​Untuk memastikan tambahan stok LPG sebanyak 148.000 tabung tersebut sampai ke tangan yang tepat, Pertamina Patra Niaga telah memperkuat seluruh rantai distribusinya di wilayah NTB.

H4: Optimalisasi dari SPBE hingga Pangkalan

Penyaluran pasokan diperkuat mulai dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), hingga ke level agen dan pangkalan resmi Pertamina.

Monitoring stok dilakukan secara berkala dan intensif untuk memastikan suplai ke masyarakat dan UMKM berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Dukungan Penuh bagi Ekonomi Lokal

​Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa dukungan energi ini merupakan komitmen Pertamina untuk menyukseskan acara tidak hanya di dalam sirkuit, tetapi juga di luar sirkuit.

UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Mandalika

​“UMKM adalah tulang punggung aktivitas ekonomi di Mandalika, khususnya sektor kuliner. Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan tambahan pasokan LPG untuk memastikan pelaku usaha dapat terus beroperasi dengan ketersediaan LPG yang aman,” tutur Roberth.

​Ia menambahkan, “Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal.”

Menciptakan Efek Berganda (Multiplier Effect)

​Lebih dari sekadar menyediakan energi, Pertamina berharap langkah ini dapat menciptakan efek berganda yang positif bagi perekonomian daerah. Keberhasilan UMKM dalam meraup keuntungan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar.

​“Kami percaya keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika ini tidak hanya di arena balap saja sebagai event utama, tetapi juga pada dampak positifnya bagi masyarakat. Dengan terjaganya suplai LPG, kami berharap UMKM dapat meraih peluang ekonomi lebih besar, sehingga event internasional ini benar-benar menjadi energi bagi kebangkitan ekonomi lokal,” tutup Roberth.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI
Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini
GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap
AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam
Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar
905 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor Selama Nataru
Revolusi Sepak Bola: FIFA Uji Coba “Wenger Law” dan Aturan Kiper untuk Akhiri Era Offside Milimeter
Kejar Rekor 1.000 Gol, Cristiano Ronaldo: Jika Tidak Ada Cedera Insya Allah

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI

Senin, 19 Januari 2026 - 08:40 WIB

Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:26 WIB

AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca