Telkom dan Yayasan Al-Muhajirin Teken MoU, Akselerasi Digitalisasi Pendidikan dari TK hingga SMA

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk secara resmi menjalin kerjasama strategis dengan Yayasan Wakaf Al-Muhajirin Jakapermai, Bekasi.

Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berfokus pada akselerasi program digitalisasi pendidikan berbasis e-learning.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Gedung Yayasan Wakaf Al-Muhajirin, Jakasampurna, pada Jumat (18/07/2025) ini, menandai langkah besar bagi kedua institusi dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di era digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruang Lingkup Kerjasama: Dari Coding hingga AI

Executive Vice President (EVP) Telkom Regional II, Edie Kurniawan, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi secara menyeluruh (end-to-end).

“Kerjasama ini menawarkan solusi lengkap, mulai dari penyusunan silabus digital, platform pembelajaran bagi guru, hingga implementasi sistem digitalisasi yang menjadi gagasan baru di dunia pendidikan,” ujar Edie Kurniawan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa siswa di bawah naungan Yayasan Wakaf Al-Muhajirin akan mendapatkan pelatihan keterampilan teknologi terkini. Para ahli dari Telkom University akan dilibatkan secara langsung sebagai pengajar.

“Pada tahap awal, kami akan fokus pada pelatihan Digital Coding untuk siswa SMA dan para guru. Ke depannya, program akan dikembangkan untuk mencakup materi Kecerdasan Buatan (AI) dan Internet of Things (IoT),” sambungnya.

Dukungan Penuh untuk Operasional Digital

Tidak hanya berfokus pada kurikulum, PT Telkom juga akan memfasilitasi transformasi digital pada sistem operasional yayasan. Ini mencakup revitalisasi situs web (website) dan optimalisasi manajemen media sosial melalui strategi pemasaran digital yang efektif.

“Kami bertanggung jawab untuk memastikan tim Al-Muhajirin mampu mengelola server website dan seluruh akun media sosial mereka secara mandiri. Harapan jangka panjangnya adalah siswa-siswi mereka sendiri yang akan mengoperasikannya dan memiliki keahlian di bidang pemasaran digital,” imbuh Edie.

Sambutan Hangat dan Visi Masa Depan Yayasan

Di pihak lain, Ketua Yayasan Wakaf Al-Muhajirin Jakapermai, Mohammad Syafiudin, menyambut hangat dan mengapresiasi kolaborasi strategis ini. Ia menyebut kerjasama ini sebagai kado istimewa menjelang milad ke-40 yayasan pada 10 Agustus mendatang.

“Kami sangat bangga menjadi salah satu institusi pendidikan pertama yang diajak Telkom berkolaborasi secara intensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan digital. Ini adalah kehormatan besar bagi kami,” ujar Syafiudin.

Ia menekankan bahwa sebagai BUMN, Telkom memiliki tanggung jawab moral untuk memajukan anak bangsa. Kerjasama ini dipandang sebagai langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut.

“Proyeksi kerjasama ini sangat penting. Ujung dari digitalisasi adalah efisiensi, dan efisiensi adalah bagian dari perintah agama. Kolaborasi ini akan memberikan nyawa baru bagi kami dalam mencetak generasi yang siap menghadapi kemajuan teknologi, yang akan kami mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK),” pungkasnya.

Dapatkan informasi terbaru seputar transformasi digital pendidikan dan inovasi teknologi lainnya di rakyatbekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI
Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini
GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap
AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam
Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar
905 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor Selama Nataru
Revolusi Sepak Bola: FIFA Uji Coba “Wenger Law” dan Aturan Kiper untuk Akhiri Era Offside Milimeter
Kejar Rekor 1.000 Gol, Cristiano Ronaldo: Jika Tidak Ada Cedera Insya Allah

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI

Senin, 19 Januari 2026 - 08:40 WIB

Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:26 WIB

AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca