Sosiolog IBM: Tiga Paslon Pilkada Kota Bekasi Harus Fokus Benahi Dua Hal Penting Ini

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Pasangan Calon Pilkada Kota Bekasi.

Tiga Pasangan Calon Pilkada Kota Bekasi.

Pengajar Sosiologi di Institut Bisnis Muhamadiyah Kota Bekasi Hamluddin menilai harus ada hal yang konkret ataupun penanganan serius dalam mengurai permasalahan kemiskinan dan pengangguran di Kota Bekasi.

Hal tersebut dikatakannya salah satu sebagai pekerjaan rumah yang utama bagi siapapun yang kelak terpilih menjadi pemimpin Kota Patriot dalam lima tahun ke depan.

“Masalah kemiskinan ini beririsan dengan penyelesaian masalah lainnya, yakni pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu pembenahan kedua masalah tersebut harus dilakukan secara bersamaan,” ucap dia saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Rabu (11/09/2024) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka mesti mampu menerjemahkan tiap permasalahan yang dialami oleh masyarakat menjadi inovasi dan program yang efektif.

“Seperti dalam hal peningkatan kemandirian sumber daya, maka Kepala Daerah harus mampu menghadirkan program yang sifatnya stimulan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat,” sambungnya.

“Termasuk, di sektor pendidikan. Kepala Daerah harus mampu memperluas akses pendidikan formal yang berkualitas bagi masyarakat tidak mampu agar kelak mampu mewujudkan SDM yang baik,” tambahnya.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi Tahun 2024 tentang Angka Kemiskinan di Kota Bekasi pada Tahun 2023 lalu, mencapai di angka 129,4 ribu (4,1 persen).

Kemudian angka pengangguran di Kota Bekasi mencapai 104.170 ribu. Dengan catatan, apabila mengacu pada Laporan BPS Jawa Barat Tahun 2024, persentase Tingkat Pengangguran di Kota Bekasi mencapai 7,90 persen.

Dengan tingkat populasi penduduk di Kota Bekasi yang lebih dari 2,7 Juta Jiwa, kata dia, tingkat kesejahteraan Masyarakat di Kota Bekasi dapat terbagi dalam beberapa kategori atau Kelompok.

Seperti kelompok Ekonomi Mapan di Ekonomi Menengah ke atas sekira 25 persen. Lalu, Kelompok Menengah mencapai 30 sampai 40 persen. Kemudian Kelompok Miskin kemungkinan mencapai 45 persen.

“Tetapi prosentasi tersebut bisa bertambah ketika penanganan yang di kelas menengah tidak efektif. Wali Kota Bekasi terpilih hanya perlu untuk mengidentifikasi sumber-sumber ataupun melokalisir potensi yang menjadi pembenahan dari pada sektor itu tadi,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! Duet Achmad Rivai dan Bang Muin Nakhodai DPD PAN Kota Bekasi 2026-2031
PKS Kawal Pemkot Bekasi Lewat DPRD, Fokus Kritik Membangun
Perkuat Barisan Banteng di Bulan Ramadan! Tri Adhianto Pimpin Konsolidasi PDI Perjuangan Kota Bekasi
Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis
KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 00:45 WIB

Sah! Duet Achmad Rivai dan Bang Muin Nakhodai DPD PAN Kota Bekasi 2026-2031

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:06 WIB

PKS Kawal Pemkot Bekasi Lewat DPRD, Fokus Kritik Membangun

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:53 WIB

Perkuat Barisan Banteng di Bulan Ramadan! Tri Adhianto Pimpin Konsolidasi PDI Perjuangan Kota Bekasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:55 WIB

Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:04 WIB

KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca