Masyarakat Keluhkan Sistem PPDB Online, Komisi IV Bakal Sidak SMPN di Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 4 Juli 2024 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Komisi IV DPRD Kota Bekasi dijadwalkan pada Kamis (04/07/2024) ini akan melakukan sidak (Inspeksi Mendadak) ke salah satu SMP di Kota Bekasi untuk mengetahui secara langsung usai pelaksanaan PPDB Online.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono mengatakan, sidak tersebut akan menyasar ke sekolah tingkat SMP Negeri tanpa menyebut SMP mana yang disasar.

“Kita akan konfirmasi langsung besok ke lapangan, seperti apa penyelesaiannya dan juga kalau masih banyak outstanding-outstanding isu seperti apa rencana penyelesaiannya,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono saat ditemui RakyatBekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (03/07/2024) Petang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidak tersebut, kata dia, di antaranya sebagai bentuk kroscek dari pelaksanaan PPDB. Tak hanya itu, sidak ini juga buntut dari aduan dari masyarakat kepada Komisi IV soal metode PPDB online.

“Memang masalah metode ya, metodenya kan sekarang online, dari kemarin juga online. Sementara itu masih banyak masyarakat yang belum familiar dengan metode online, biasa lah mungkin ada yang gaptek,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menyarankan kepada Dinas Pendidikan selaku leading sector agar bisa memperbaiki dan membantu untuk setiap keluhan dari para calon peserta didik atau orang tua wali murid.

“Mungkin support ya, jadi harus proaktif dari pihak eksekutif. Disdik dalam hal ini harus proaktif menjemput bola atau mendengarkan supaya lebih proaktif lagi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di lapangan, banyak yang sebenarnya simpel, tapi ternyata oh kurang ini,” keluhnya.

Di sisi lain, Daradjat menilai bahwa persoalan teknis-teknis di lapangan juga memungkinkan belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh masyarakat dalam melakukan pendaftaran sekolah untuk putra-putrinya melalui pelaksanaan PPDB Online.

“Jadi ke depan bisa dibuat lebih rinci, bagaimana untuk tata laksana dan mekanisme pendaftarannya. Mekanisme pengelolaan masalah-masalah yang terjadi dalam PPDB online ini harus secara detail dan lebih rinci lagi. Jadi harus banyak variasi metode yang lebih baik lagi, supaya masyarakat lebih banyak lagi yang paham, untuk mempersempit gap (jarak),” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Gandeng KPK Cegah Korupsi Anggaran Daerah
​Komisi 3 Desak Wali Kota Bekasi Tuntaskan Pemisahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi
Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Kawal Ketat Pembebasan Lahan PLTSa di Sumurbatu
Evaluasi Bank Sampah di Kota Bekasi, Komisi 2 Panggil DLH
Ketua DPRD Soroti Kinerja Setahun Tri-Harris di Kota Bekasi
Ketua DPRD Serahkan Kebijakan Transparansi Anggaran ke Wali Kota Bekasi
Ketua DPRD Kota Bekasi Kawal Nasib Warga Puri Asih Sejahtera Jelang Eksekusi
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat Waspadai Varian Super Flu H3N2 di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:33 WIB

DPRD Kota Bekasi Gandeng KPK Cegah Korupsi Anggaran Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:59 WIB

​Komisi 3 Desak Wali Kota Bekasi Tuntaskan Pemisahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:16 WIB

Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Kawal Ketat Pembebasan Lahan PLTSa di Sumurbatu

Senin, 19 Januari 2026 - 15:15 WIB

Evaluasi Bank Sampah di Kota Bekasi, Komisi 2 Panggil DLH

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:08 WIB

Ketua DPRD Soroti Kinerja Setahun Tri-Harris di Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca