Soal Berapa Jatah Menteri Demokrat, Herzaky: Tunggu Arahan Presiden Terpilih Prabowo

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

KOTA BEKASI – Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut untuk Partai Demokrat tidak akan terlalu meminta kebijakan jatah Menteri yang nantinya akan diberikan di kabinet Presiden Terpilih yakni Prabowo Subianto.

Herzaky menilai berapapun jatah Menteri yang diberikan adalah hak prerogatif Presiden Terpilih.

“Kita engga ada pinta, karena semua sudah jelas bahwa hak prerogatif ada di Pak Prabowo,” ucap Herzaky saat ditemui usai mendampingi Menteri Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan sebanyak 12 sertifikat Tanah Elektronik di Kota Bekasi yang diberikan kepada hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Wakaf, Rumah Ibadah, dan BMN di Gedung ATR/BPN Kota Bekasi, Selasa (06/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam menyusun kabinet di Pemerintahan Prabowo Subianto, kata dia, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga sudah berkomunikasi dengan Partai Demokrat, baik jatah Menteri yang nantinya akan dipersiapkan.

“Pak Prabowo sudah berkomunikasi dengan kami berapa untuk kursi Menteri ini begitu. Nanti saja pada waktunya, Pak Prabowo sebagai Presiden terpilih dan Mas AHY selaku Ketum kami akan menyampaikan kepada publik siapa-siapa saja dan berapa kursi menteri yang akan diterima,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari
Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025
Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun
Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi
OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS
Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan
BNPB Rilis Data 1.177 Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatera
Said Iqbal Soroti Upah Buruh Jakarta Kalah dari Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:03 WIB

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:44 WIB

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:16 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:24 WIB

Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:29 WIB

OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca